Film - film yang menginspirasi dunia fashion
Fashion
tidak hanya sebatas itu ,dunia di luar fashion pun punya pengaruh
hebat. Terutama di dunia film di awal tahun '50an hingga '60an. Beberapa
movie star menjadi panutan di dunia fashion bahkan menjadi icon. Banyak
sekali film yang menginspirasi tentang dunia fashion. Dan bahkan
beberapa dari film tersebut mampu membuat para wanita meniru gaya busana
pada film yang telah dilihatnya tersebut.
Inilah beberapa film tentang fashion:
"Ready to Wear "
Film
bergenre Drama komedi yang diproduksi tahun 1994 dibintangi oleh
bintang terkenal Julia Roberts dan Tim Robbins, mengisahkan tentang
kehidupan seputar fashion show.
"The Devil Wears Prada"
Dalam
film ini menceritakan tentang seorang gadis yang beruntung dan bekerja
di 'Runway' sebuah majalah terkenal yang semua karyawannya selalu tampil
seperti model dalam balutan Prada, Armani, Versace, Dolce & Gabanna
dan sederet merk busana papan atas lainnya.
"Miss Congeniality"
Film
yang berkisah tentang detektif wanita yang menyamar sebagai peserta
kontes kecantikan USA. Film ini di bintangi Sandra Bullock dan Michael
Caine.
"Sex and the City"
Menceritakan
tentang 4 orang sahabat. Film ini dibintangi oleh Sarah Jessica Parker,
Kim Cattrall, Kristin Davis dan Crythia Nixon. Selain cerita yang
menarik, kita juga akan disuguhi penampilan atau busana berkelas para
pemain yang di desain oleh Patricia Field.
Tak hanya berisi tentang fashion, bintang - bintang papan atas holliwood dengan balutan brand - brand mewah kelas atas. Tetapi dalam film - film tersebut juga berisi tentang pesan moral yang penting untuk para penikmatnya.
Seperti dalam film "Confession of a Shopaholic",
yang menceritakan tentang seorang wanita yang begitu maniak belanja
berbagai pernak - pernik fashion sehingga tanpa terasa dirinya telah
terlilit hutang yang sangat luar biasa besar. Disitu kita dapat belajar
bagaimana akibatnya jika keliru mengelola keuangan karena fashion yang
justru sangat kita harapkan. Memang setiap orang ingin, bahkan sangat
mendambakan memiliki barang yang berkualitas baik dan bernilai tinggi.
Namun kata bernilai diartikan sebagai kualitas sehingga barang yang
harganya murah bisa lebih bernilai daripada barang yang berharga tinggi,
atau sebaliknya. Oleh karena itu, kepekaan serta ketajaman analisis
sebelum membeli sangat signifikan dibutuhkan.






0 comments:
Post a Comment